Minggu, 14 Oktober 2012

Tingkat Loyalitas Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan PT. Kereta Api Indonesia



Tema : Kepuasan Konsumen
Judul : Tingkat Loyalitas Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan PT. Kereta Api Indonesia

Jurnal 1

Judul               : ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN
                          KERETA API
Pengarang       : Institut Pertanian Bogor
Tahun              : 2010

Analisis jurnal :

Kebutuhan masyarakat akan transportasi darat yang murah dan nyaman seperti kereta api menumbuhkan kepedulian terhadap perkereta-apian di Indonesia, sehingga tak jarang kita dengar keluhan-keluhan yang timbul dari dalam dikarenakan kejahatan ataupun tulisan-tulisan konsumen yang kurang puas akan pelayanan kereta api yang mereka gunakan diberbagai media.
Perkembangan kereta api dari waktu ke waktu menunjjukan adanya kenaikan, baik dari segi jumlah pengguna maupun penambahan jenis rangkaian kereta. Data dari BPS didapatkan bahwa kenaikan rata-rata dari seluruh jurusan selama tahun 1995-2000 adalah sekitar 7,8 juta penumpang atau mengalami pertumbuhan rata-rata 6,93% setiap tahun. Sedangkan khusus untuk kereta jabotabek, peningkatan rata-rata jumlah penumpang sekitar 6,1 juta orang atau mengalami pertumbuhan rata-rata 7,37% tiap tahun.
Peningkatan jumlah penumpang diikuti oleh peningkatan penjualan tiket kereta api. Peningkatan pendapatan dari penjualan tiket secara keseluruhan kereta api mencapai rata-rata 61,8 milyar per tahun atau mengalami pertumbuhan rata-rata 28,38% per tahun, sedangkan khusus untuk kereta api jabotabek pada tahun 1995-2000 terjadi kenaikan pendapatan rata-rata 30,77% per tahun.
Hingga saat ini permasalahan yang terjadi sehubungan dengan kepuasan konsumen, terutama para prngguna jsa layanan KRL belum ada yang meneliti. Hal ini penting bagi pihak PT. KAI agar tidak terjadi semacam perpindahan konsumennya ke alat transportasi lain, lebih-lebih dengan pelayanan yang baik diharapkan menambah jumlah konsumen pengguna dan akhirnya dapat memberikan nilai tambah bagi pihak perusahaan dan para pegawainya.

Jurnal 2

Judul               : Tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan kereta api
Pengarang       : Mohamad Ilham
Tahun              : 2011

Analisis jurnal

Dalam menanggapi kebutuhan transportasi Kualitas pelayanan menjadi dasar yang dapat mempengarui pilihan konsumen untuk memilih berbagai jenis jasa yang berkembang saat ini. Masyarakat akan lebih menuntut pelayanan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhannya, sehingga mereka lebih teliti dan kritis dalam memilih segala sesuatu yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Terutama masalah transportasi , berperan sebagai penunjang, pendorong dan penggerak bagi pertumbuhan daerah yang berpotensi namun belum berkembang, dalam upaya peningkatan dan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.
Menyadari peranan transportasi darat khususnya pelayanan di dalam kereta api harus seimbang dengan tingkat kebutuhan dan tersedianya pelayanan angkutan yang ramah, aman, cepat, lancar, tertib, teratur, nyaman, selamat dan efisien. Sebagian besar sektor publik menyadari pentingnya kepuasan konsumen dan mempunyai batasan budget untuk pelayanan konsumen. Hal ini juga dilakukan oleh PT. Kereta Api (Persero) sebagai salah satu perusahaan milik negara yang bergerak dalam bisnis jasa angkutan darat. Kereta Api merupakan alternatif bagi masalah angkutan jalan raya.

Jurnal 3

Judul               : Analisis kepuasan konsumen terhadap pelayanan jasa kereta api
                          Listrik pakuan express
Pengarang       : Bambang Hengky Rainanto, MB-IPB
Tahun              : 2008

Analisis jurnal :

Pelayanan jasa transportasi, terutama kereta memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan pelayanan jasa untuk produk yang lain. Hal ini yang mendorong perlunya mengangkat permasalahan yang terjadi di seputar kepuasan konsumen untuk pelayanan jasa transportasi terutama pada Kereta Listrik (KRL) Pakuan Ekspres khusus jurusan Bogor - Jakarta (Pulang - Pergi). 

Sarana transportasi yang menghubungkan antara kota metropolitan Jakarta dengan kota-kota disekitarnya (Jabotabek) memiliki suatu keunikan tersendiri bila dibandingkan dengan sarana transportasi lain antar kota antar propinsi. Keunikan tersebut adalah bahwa transportasi Jabotabek sebagian besar bermanfaat untuk membawa para commuter yang bekerja di Jakarta namun bertempat tinggal di kota-kota seputar Jakarta. 

Faktor-faktor serta strategi-strategi yang menjadi pertimbangan dalam upaya memberikan kepuasan pelayanan kepada pelanggan KRL Pakuan Ekspres perlu diteliti guna dapat dilakukan perbaikan oleh pihak manajemen PT. KAI. 

Ruang lingkup penelitian yang mengukur kepuasan konsumen ada lima dimensi atau parameter utama sebagai penentu bagi kualitas jasa pelayanan, yaitu Tangible (Berwujud), Reliability (Keandalan), Responsiveness (Keresponsifan), Assurance (Keyakinan) dan Empathy (Perhatian). 


Latar Belakang

Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk, bidang transportasi juga mengalami kemajuan yang cukup pesat. Melihat iklim kebutuhan masyarakat Indonesia yang begitu pesat pula, efektifitas dan efisensi sangatlah penting untuk melaksanakan aktifitas sehari-hari. Kebutuhan akan jasa transportasi yang mudah, murah dan nyaman serta efisien seperti kereta api sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat banyak, bahkan sebagian dari masyarakat merupakan pelanggan setia kereta api.
Dilihat dari sisi ekonomi, kereta api di indonesia khususnya Jabodetabek mengemban tugas yang sangat mulia sebagai sarana transportasi yang murah karena tarif untuk beberapa kelas ekonomi besarnya dibawah beban operasional yang harus dibayar oleh penumpang. Namun pelayanan yang diberikan oleh PT. KAI atas KRL kelas ekonomi tersebut tidak dapat dinilai baik. Keadaan KRL ekonomi yang sangat jauh dari kata bersih dan nyaman serta kualitas keamanan yang sangat minim seakan seimbang dengan harga yang dibayar.
Dari segi angkutan jarak dekat seperti jurusan Jakarta-Bogor dan sebaliknya sebenarnya ada beberapa alternatif lain yang bisa dipilih seperti KRL commuter line maupun bus.
Menyadari bahwa masyarakat lebih banyak memilih KRL ekonomi dibanding alat transportasi lainnya, PT. KAI diharapkan dapat memperbaiki kualitas pelayanannya, baik daro segi sarana dan prasarana serta ketepatan jadwal kereta.
Berbicara mengenai sarana, PT. KAI diharapkan mampu menambah kualitas keamanan, kenyamanan dan kebersihan serta gerbong kereta untuk memenuhi lonjakan penumpang setiap harinya agar kondisi di gerbong-gerbong tidak terlalu sesak.
Hingga saat ini, permasalahan yang terjadi sehubungan dengan kepuasan konsumen, terutama para pengguna jasa layanan KRL ekonomi belum ada yang meneliti. Hal ini penting bagi PT. KAI agar tidak terjadi peralihan konsumen ke jasa transportasi lainnya, terlebih dengan peningkatan pelayanan serta sarana diharapkan dapat membuat  pelanggan setianya merasa layak menggunakan KRL ekonomi bahkan dapat menambah jumlah konsumen dan pada akhirnya dapat memberikan keuntungan bagi pihak perusahaan dan pegawai PT. KAI sendiri.


Irma Nurrahma 13210619 3EA10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar