Tema : Kepuasan Konsumen
Judul : Analisis Tingkat Loyalitas Konsumen Terhadap
Kualitas Pelayanan Transportasi Kereta Api Kelas Ekonomi
Jurnal 1
Judul : Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Kereta APi
(Pakuan Express)
Pengarang
: MB Institut Pertanian Bogor
Tahun
: 2010
Kebutuhan masyarakat akan transportasi
darat yang murah dan nyaman seperti kereta api menumbuhkan kepedulian terhadap
perkereta-apian di Indonesia, sehingga tak jarang kita dengar keluhan-keluhan
yang timbul dari dalam dikarenakan kejahatan ataupun tulisan-tulisan konsumen
yang kurang puas akan pelayanan kereta api yang mereka gunakan diberbagai media.
Perkembangan kereta api dari waktu ke
waktu menunjukan adanya kenaikan, baik dari segi jumlah pengguna maupun
penambahan jenis rangkaian kereta. Data dari BPS didapatkan bahwa kenaikan
rata-rata dari seluruh jurusan selama tahun 1995-2000 adalah sekitar 7,8 juta
penumpang atau mengalami pertumbuhan rata-rata 6,93% setiap tahun. Sedangkan
khusus untuk kereta jabotabek, peningkatan rata-rata jumlah penumpang sekitar
6,1 juta orang atau mengalami pertumbuhan rata-rata 7,37% tiap tahun.
Peningkatan jumlah penumpang diikuti oleh
peningkatan penjualan tiket kereta api. Peningkatan pendapatan dari penjualan
tiket secara keseluruhan kereta api mencapai rata-rata 61,8 milyar per tahun
atau mengalami pertumbuhan rata-rata 28,38% per tahun, sedangkan khusus untuk
kereta api jabotabek pada tahun 1995-2000 terjadi kenaikan pendapatan rata-rata
30,77% per tahun.
Kereta Listrik (KRL) Pakuan Express
terbaru menjadi lokasi penelitian merupakan kereta listrik yang diberikan
secara hibah oleh Pemerintah Jepang, khususnya Pemerintahan Kota Metropolitan
Tokyo. Kereta ini merupakan kereta bekas pakai yang sebelumnya digunakan
sebagai kereta bawah tanah di Kota Tokyo, Jepang.
Fasilitas yang terdapat pada kereta
listrik ini diantaranya adalah pendingin (AC), pintu otomatis, bangku busa
sejajar, bangku khusus manula/wanita hamil/orang cacat, sarana informasi,
pegangan tangan untuk yang berdiri, alat pemadam kebakaran, lampu penerangan,
lampu darurat, gorden jendela, rak barang dan beberapa fasilitas fisik lainnya.
Jenis pelayanan yang diberikan oleh PT.
KAI sehubungan dengan jasa KRL pakuan Express disamping berupa fasilitas fisik
yang merupakan fasilitas asli dari kereta dari Jepang juga terdapat pelayanan
yang dijanjikan kepada pengguna jasa kereta listrik ini diantaranya : tepat
waktu, bersih, aman, nyaman tertib dan dapat berlangganan (abonemen).
Jurnal 2
Judul
: Tingkat
kepuasan konsumen terhadap pelayanan kereta api
Pengarang : Mohamad Ilham
Tahun
: 2011
Analisis jurnal
Dalam menanggapi
kebutuhan transportasi Kualitas pelayanan menjadi dasar yang dapat mempengarui
pilihan konsumen untuk memilih berbagai jenis jasa yang berkembang saat
ini. Masyarakat akan lebih menuntut pelayanan yang lebih baik dan sesuai
dengan kebutuhannya, sehingga mereka lebih teliti dan kritis dalam memilih segala
sesuatu yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Terutama
masalah transportasi
, berperan sebagai penunjang, pendorong dan penggerak bagi pertumbuhan daerah
yang berpotensi namun belum berkembang, dalam upaya peningkatan dan pemerataan
pembangunan dan hasil-hasilnya.
Menyadari
peranan transportasi darat khususnya pelayanan di dalam kereta api harus
seimbang dengan tingkat kebutuhan dan tersedianya pelayanan angkutan yang
ramah, aman, cepat, lancar, tertib, teratur, nyaman, selamat dan efisien.
Sebagian besar sektor publik menyadari pentingnya kepuasan konsumen dan
mempunyai batasan budget untuk pelayanan konsumen. Hal ini juga dilakukan oleh
PT Kereta Api sebagai salah satu perusahaan milik negara yang bergerak dalam
bisnis jasa angkutan darat. Kereta Api merupakan alternatif bagi masalah
angkutan jalan raya. Dalam perkembangannya PT Kereta Api telah menunjukkan
kinerja yang semakin membaik, peningkatan jasa yang meningkat dengan
memperhatikan kenyamanan, ketepatan dengan resiko kemacetan yang relatif kecil.
Di lihat dari pemisahan gerbong kereta api khusus wanita . Kecenderungan
permintaan pasar terhadap kereta api penumpang kelas ekonomi terus meningkat,
terbukti banyaknya mahasiswa dan pekerja yang menggunakan jasa fasilitas kereta
api ekonomi.
Hal ini merupakan
peluang untuk meningkatkan volume pendapatan dengan meningkatkan pengoperasian
kereta api khususnya kereta api ekonomi jurusan jakarta-bogor. Jika para
konsumen / pengguna jasa kereta api puas dengan pelayanan PT Kereta Api maka
akan meningkat pula profit bagi perusahaan dan akan meningkatnya kesetiaan
konsumen / pengguna layanan jasa tranportasi kereta api. Dengan menetapkan
jadwal yang disiplin agar kereta tidak terlambat lagi.
Jurnal 3
Judul : HUBUNGAN KINERJA ORGANISASI
DAN KUALITAS PELAYANAN
TRANSJAKARTA-BUSWAY DENGAN TINGKAT KEPUASAN
PELANGGAN PENGGUNA JASA
TRANSJAKARTA-BUSWAY, (STUDI
KASUS PADA TRANSJAKARTA-BUSWAY KORIDOR IV
PULO GADUNG
– DUKUH ATAS DKI JAKARTA)
Pengarang
: Chairunnisa
Tahun
: 2008
Analisis jurnal
Jasa transportasi merupakan salah satu
dari kebutuhan manusia. Mobilitas
yang
sangat cepat dari masyarakat baik yang tinggal di desa maupun di kota
membutuhkan
alat-alat transportasi untuk membantu dalam kelangsungan hidup
mereka.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan adanya jasa transportasi,
dinas
perhubungan menyediakan berbagai macam fasilitas transportasi baik jalur
darat,
jalur laut, maupun jalur udara.
Namun, seiring berjalannya waktu dan
semakin kompleksnya kebutuhan
masyarakat,
alat transportasi publik ini mulai banyak menimbulkan permasalahan
baik
bagi masyarakat sendiri maupun bagi pemerintah. Kondisi angkutan umum
sudah
banyak yang tidak layak lagi untuk beroprasi dan juga kenyamanan dan
keamanan
masyarakat sebagai pengguna angkutan umum sudah mulai diragukan
dan
dipertanyakan. Banyaknya armada angkutan umum dan kendaraan pribadi
yang
beroprasi di jalan-jalan di DKI Jakarta, membuat tingkat kemacetan di DKI
Jakarta
semakin tinggi sedangkan infrastrukuturnya tidak memadai.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh
pemerintah daerah DKI Jakarta
untuk
mengatasi semakin tingginya tingkat kemacetan dan semakin buruknya
kondisi
alat transportasi publik yang beroperasi di DKI Jakarta maka Pemerintah
provinsi
DKI Jakarta menggagas untuk membuat sarana transportasi makro bagi penduduk
Jakarta guna mengurangi kemacetan yang ada. Busway atau Trans
Jakarta
dengan dikeluarkannya SK GUB DKI No.110 Tahun 2003 tentang
Pembentukan,
Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengelola Transjakarta-Busway.
Transjakarta
atau umum disebut Busway ini merupakan sebuah sistem
transportasi
bus cepat di DKI Jakarta, Indonesia yang sistem ini dimodelkan
berdasarkan
sistem Transmilenio yang sukses di Bogota, Kolombia. Agar
terjangkau oleh masyarakat harga tiket busway ini disubsidi oleh
pemerintah.