Kamis, 08 Desember 2011

Evaluasi Keberhasilan Koperasi

I.          Evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi anggota :

a.     Efek-efek ekonomis koperasi
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagi pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual /pembeli di luar koperasi.
Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi :
1.     Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya
2.     Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan dibanding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi

b.     Efek harga dan efek biaya

Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : Besarnya nilai
manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif. Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang di maksud adalah insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau di perolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang.
Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus di bedakan antara harga untuk
anggota dengan harga untuk non anggota. Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.




c.      Analisis Hubungan Efek Ekonomis dan Keberhasilan koperasi

Dalam badan usaha koperasi, laba (profit) bukanlah satu-satunya yang di kejar oleh manajemen, melainkan juga aspek pelayanan (benefit oriented). Di tinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang di terima oleh anggota. Keberhasilan koperasi di tentukan oleh salah satu faktornya adalah
partisipasi anggota dan partispasi anggota sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu manfaat yang di dapat oleh anggota tsb.


d.     Penyajian dan Analisis Neraca Pelayanan

Di sebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangantantangan kompetitif, pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinu di sesuaikan.
Ada dua faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggotanya.
1.     Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).
2.     Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang di tawarkan oleh koperasi.

II    Evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi perusahaan

a.     Efisiensi Perusahaan Koperasi

Tidak dapat di pungkiri bahwa koperasi adalah badan usaha yang kelahirannya di landasi oleh fikiran sebagai usaha kumpulan orangorang bukan kumpulan  modal. Oleh karena itu koperasi tidak boleh terlepas dari ukuran efisiensi bagi usahanya, meskipun tujuan utamanya melayani anggota.

·        Ukuran kemanfaatan ekonomis adalah adalah manfaat ekonomi dan pengukurannya di hubungkan dengan teori efisiensi, efektivitas serta waktu terjadinya transaksi atau di perolehnya manfaatekonomi.
·        Efesiensi adalah: penghematan input yang di ukur dengan cara membandingkan input anggaran atau seharusnya (Ia) dengan input realisasi atau sesungguhnya (Is), jika Is < Ia di sebut (Efisien).
Di hubungkan dengan waktu terjadinya transaksi/di perolehnya manfaat ekonomi oleh anggota dapat di bagi menjadi dua jenis manfaat ekonomi yaitu :

(1)  Manfaat ekonomi langsung (MEL)

            (2) Manfaat ekonomi tidak langsung (METL)

·        MEL adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota langsung di peroleh pada saat terjadinya transaksi antara anggota dengan koperasinya.

·        METL adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota bukan pada saat terjadinya transaksi, tetapi di perolehkemudian setelah berakhirnya suatu periode tertentu atau periode pelaporan keuangan/pertanggungjawaban pengurus & pengawas, yakni penerimaan SHU anggota.
                                   
b.     Efektivitas Koperasi

·        Efektivitas adalah pencapaian target output yang di ukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya (Oa), dengan output realisasi atau sungguhnya (Os), jika Os > Oa di sebut efektif.

·        Rumus perhitungan Efektivitas koperasi (EvK) :

   EvK=              Realisasi SHUk + Realisasi MEL
                         Anggaran SHUk + Anggaran MEL

= Jika EvK >1, berarti efektif.

c.      Produktivitas Koperasi

Produktivitas adalah pencapaian target output (O) atas input yang digunakan (I), jika (O>1) di sebut produktif. Rumus perhitungan Produktivitas Perusahaan Koperasi
PPK =             SHUk x 100 %
           Modal koperasi

PPK = Laba bersih dr usaha dgn non anggota x 100%
Modal koperasi


d.     Analisis Laporan Keuangan

Laporan keuangan koperasi selain merupakan bagian dari system pelaporan keuangan koperasi, juga merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Dilihat dari fungsi manajemen, laporan keuangan sekaligus dapat dijadikan sebagai salah satu alat evaluasi kemajuan koperasi. Laporan keuangan koperasi pada dasarnya tidak berbeda dengan laporan keuangan yang di buat oleh badan usaha lain. Secara umum laporan keuangan keuangan meliputi :
§  Neraca,
§  perhitungan hasil usaha (income statement),
§  Laporan arus kas (cash flow),
§  catatan atas laporan keuangan
§  Laporan perubahan kekayaan bersih sbg laporan keuangan tambahan.

·        Adapun perbedaan yang pertama adalah bahwa perhitungan hasil usaha pada koperasi harus dapat menunjukkan usaha yang berasal dari anggota dan bukan anggota. Alokasi pendapatan dan beban kpd anggota dan bukan anggota pada perhitungan hasil usaha berdasarkan perbandingan manfaat yang di terima oleh anggota dan bukan anggota.

·        Perbedaan yang kedua ialah bahwa laporan koperasi bukan merupakan laporan keuangan konsolidasi dari koperasi-koperasi. Dalam hal terjadi penggabungan dua atau lebih koperasi menjadi satu badan hukum koperasi, maka dalam penggabungan tersebut perlu memperhatikan nilai aktiva bersih yang riil dan bilamana perlu melakukan penilaian kembali. Dalam hal koperasi mempunyai perusahaan dan unit-unit usaha yang berada di bawah satu pengelolaan, maka di susun laporan keuangan konsolidasi atau laporan keuangan gabungan.
sumber : ocw.gunadarma.ac.id

Selasa, 15 November 2011

Manajemen Koperasi

I. Pola Manajemen Koperasi
  •  Pengertian Manajemen Koperasi
         Manajemen merupakan suatu ilmu yang mempelajari bagaimana memperoleh suatu tujauan dengan efektif juga efisien     dengan bantuan dari orang lain.
Pengertian Koperasi : Moh. Hatta mendifinisikan bahwa koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki kehidupan ekonomi berdasarkan tolong menolong.
Jadi, manajemen ekonomi adalah suatu proses yang dilakukan untuk mencapai tujuan bersama yang didasarkan azas kekeluargaan.
  • Rapat Anggota
 Merupakan tempat para anggota koperasi berkumpul, diadakan hanya pada waktu tertentu saja. Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Setiap orang berhak mengemukakan suaranya, baik itu saran atau pendapat kepada pengurus koperasi  pada saat rapat anggota, namun dapat dilakukan diluar rapat anggota pula.
  • Pengurus
 Pengurus koperasi adalah orang-orang yang bekerja di garis depan. Orang-orang tersebut merupakan titik pusat dari gerakan koperasi dan merupakan salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya suatu koperasi. Tugas dan kewajiban pengurus koperasi adalah memimpin organisasi dan usaha koperasi serta mewakilinya di muka dan di luar pengadilan sesuai dengan keputusan-keputusan rapat anggota.
  • Pengawas
Pengawas bertugas melakukan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi, termasuk organisasi, usaha-usaha dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus, serta membuat laporan tertulis tentang pemeriksaan. Pengawas bertindak sebagai orang-orang kepercayaan anggota dalam menjaga harta kekayaan anggota dalam koperasi.
  • Manajer
Manajer berperan untuk membuat rencana ke depan sesuai dengan ruang lingkup dan wewenangnya, mengelola sumberdaya secara efisien, memberikan perintah, bertindak sebagai pemimpin dan mampu melaksanakan kerjasama dengan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Pendekatan Sistem Koperasi
 Menurut Draheim koperasi mempunyai sifat ganda yaitu:
- organisasi dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat-sifat sosial (pendekatan sosiologi).
- perusahaan biasa yang harus dikelola sebagai layaknya perusahaan biasa dalam ekonomi pasar (pendekatan neo klasik).

II. Jenis dan Bentuk Koperasi
  • Jenis Koperasi
- Jenis Koperasi menurut PP 60/1959
• Koperasi Desa
• Koperasi Pertanian
• Koperasi Peternakan
• Koperasi Perikanan
• Koperasi Kerajinan/Industri
• Koperasi Simpan Pinjam
• Koperasi Konsumsi

-Menurut Teori Klasik
• Koperasi pemakaian
• Koperasi penghasil
• Koperasi produksi
• Koperasi Simpan Pinjam


  • Penentuan Jenis Koperasi sesuai UU No12/1967
Penjenisan Koperasi didasarkan pada kebutuhan dari dan untuk efisiensi suatu golongan dalam masyarakat yang homogen karena kesamaan aktivitas /kepentingan ekonominya guna mencapai tujuan bersama anggota-anggotanya.
Untuk maksud efisiensi dan ketertiban, guna kepetingan dan perkembangan Koperasi Indonesia, di tiap daerah kerja hanya terdapat satu Koperasi yang sejenis dan setingkat.


  • Bentuk Koperasi
(Sesuai PP No. 60 Tahun 1959)
Terdapat 4 bentuk Koperasi , yaitu:
  - Koperasi Primer
  - Koperasi Pusat
  - Koperasi Gabungan
  - Koperasi Induk
Dalam hal ini, bentuk Koperasi masih dikaitkan dengan pembagian wilayah administrasi.
(Sesuai Wilayah Administrasi Pemerintah)
- Di tiap desa ditumbuhkan Koperasi Desa
- Di tiap Daerah Tingkat II ditumbuhkan Pusat Koperasi
- Di tiap Daerah Tingkat I ditumbuhkan Gabungan Koperasi
- Di Ibu Kota ditumbuhkan Induk Koperasi

  • Koperasi Primer dan sekunder
Koperasi Primer merupakan Koperasi yang anggota-anggotanya terdiri dari orang –orang, sedangkan koperasi Sekunder merupakan koperasi yang anggota-anggotanya adalah organisasi koperasi.


III. PERMODALAN KOPERASI
  • Arti Modal Koperasi
Modal merupakan dana yang akan digunakan untuk melaksanakan usaha-usaha koperasi. Modal terdiri dari modal jangka panjang & modal jangka pendek.
  • Sumber-sumber Modal Koperasi
- Sumber Modal Koperasi Menurut UU No.12/1967
• Simpanan Pokok adalah sejumlah uang yang diwajibkan kepada anggota untuk diserahkan kepada Koperasi pada waktu seseorang masuk menjadi anggota Koperasi tersebut dan jumlahnya sama untuk semua anggota
• Simpanan Wajib adalah simpanan tertentu yang diwajibkan kepada anggota yang membayarnya kepada Koperasi pada waktu-waktu tertentu
• Simpanan Sukarela adalah simpanan anggota atas dasar sukarela atau berdasarkan perjanjian-perjanjian atau peraturan-peraturan khusus.
  • Sumber Modal Koperasi Menurut UU No.25/1992
- Modal Sendiri (equity capital) bersumber dari simpanan pokok anggota, simpanan wajib, dana cadangan, dan donasi/hibah.
- Modal pinjaman ( debt capital) bersumber dari anggota, koperasi lainnya, bank atau lembaga keuangan lainnya, penerbitan obligasi dan surat hutang lainnya, serta sumber lain yang sah.
  • Distribusi Cadangan Koperasi
Pengertian dana cadangan menurut UU No. 25/1992, adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan sisa hasil usaha yang dimasukkan untuk memupuk modal sendiri dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan.
Distribusi cadangan koperasi antara lain dipergunakan untuk:
- Memenuhi kewajiban tertentu
- Meningkatkan jumlah operating capital koperasi
- Sebagai jaminan untuk kemungkinan – kemungkinan rugi di kemudian hari
- Perluasan usaha


Sumber : berbagai sumber.

Minggu, 09 Oktober 2011

Koperasi

Konsep Koperasi

Konsep Koperasi Barat  
Di sini dinyatakan bahwa koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai kesamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi. Persamaan kepentingan tersebut bisa berasal dari perorangan atau kelompok. Kepentingan bersama suatu kelompok keluarga atau kelompok kerabat dapat diarahkan untuk membentuk atau masuk menjadi anggota koperasi.
Jika dinyatakan secara negatif, maka koperasi dalam pengertian tersebut dapat dikatakan sebagai “organisasi bagi egoisme kelompok”. Namun demikian, unsur egoistik ini diimbangi dengan unsur positif sebagai berikut:
  • Keinginan individual dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antar sesama anggota, dengan saling menguntungkan.
  • Setiap individu dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama.
  • Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati.
  • Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi.
Dampak langsung koperasi terhadap anggotanya adalah:
  • Promosi kegiatan ekonomi anggota.
  • Pengembangan usaha perusahaan koperasi dalam hal investasi, formasi permodalan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), pengembangan keahlian untuk bertindak sebagai wirausahawan, dan kerja sama antar koperasi secara horizontal dan vertikal.
Dampak tidak langsung koperasi terhadap anggota hanya dapat dicapai, bila dampak langsungnya sudah diraih. Dampak koperasi secara tidak langsung adalah sebagai berikut:
  • Pengembangan sosial ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun pelanggan.
  • Mengembangkan inovasi pada perusahaan skala kecil, misalnya inovasi teknik dan metode produksi.
  • Memberikan distribusi pendapatan yang lebih seimbang dengan pemberian harga yang wajar antara produsen dengan pelanggan, serta pemberian kesempatan yang sama pada koperasi dan perusahaan kecil.
Konsep Koperasi Sosialis      
Konsep koperasi sosialis menyatakan bahwa koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah, dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.
Sebagai alat pelaksana dari perencanaan yang ditetapkan secara sentral, maka koperasi merupakan bagian dari suatu tata administrasi yang menyeluruh, berfungsi sebagai badan yang turut menentukan kebijakan publik, serta merupakan badan pengawasan dan pendidikan. Peran penting lain koperasi ialah sebagai wahana untuk mewujudkan kepemilikan kolektif sarana produksi dan untuk mencapai tujuan sosial politik. Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis.
Konsep Koperasi Negara Berkembang
Walaupun masih mengacu kepada kedua konsep tersebut, namun dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya. Campur tangan ini memang dapat dimaklumi karena apabila masyarakat dengan kemampuan sumber daya manusia dan modalnya terbatas dibiarkan dengan inisiatif sendiri untuk membentuk koperasi, maka koperasi tidak akan pernah tumbuh dan berkembang. Sehingga, pengembangan koperasi di negara berkembang seperti di Indonesia dengan top down approach pada awal pembangunannya dapat diterima, sepanjang polanya selalu disesuaikan dengan perkembangan pembangunan di negara tersebut. Dengan kata lain, penerapan pola top down harus diubah secara bertahap menjadi bottom up approach. Hal ini dimaksudkan agar rasa memiliki (sense of belonging) terhadap koperasi oleh anggota semakin tumbuh, sehingga para anggotanya akan secara sukarela berpartisipasi aktif. Apabila hal seperti tersebut dapat dikembangkan, maka koperasi yang benar-benar mengakar dari bawah akan tercipta, tumbuh, dan berkembang.
Adanya campur tangan pemerintah Indonesia dalam pembinaan dan pengembangan koperasi di Indonesia membuatnya mirip dengan konsep sosialis. Perbedaannya adalah, tujuan koperasi dalam konsep sosialis adalah untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan kolektif, sedangkan  koperasi di negara berkembang seperti Indonesia, tujuannya adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

Aliran Koperasi
  1. Aliran Yardstick
  • Dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut perekonomian Liberal.
  • Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan dan mengoreksi
  • Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasidi tengah-tengah masyarakat. Maju tidaknya koperasi terletak di tangan anggota koperasi sendiri
  • Pengaruh aliran ini sangat kuat, terutama dinegara-negara barat dimana industri berkembang dg pesat. Spt di AS, Perancis, Swedia, Denmark, Jerman, BelandaAliran Sosialis
  • Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, disamping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi.Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia.
2.    Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
  • Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
  • Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat
  • Hubungan Pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat Kemitraan (partnership)”, dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.
Membagi koperasi menjadi 4 aliran atau schools of cooperatives berdasarkan
peranan dan fungsinya dalam konstelasi perekonomian negara, yakni :
a. Cooperative Commonwealth School
– Aliran ini merupakan cerminan sikap yang menginginkan dan memperjuangkan
agar prinsip- prinsip koperasi diberlakukan pada bagian luas kegiatan manusia
dan lembaga, sehingga koperasi memberi pengaruh dan kekuatan yang
dominan di tengah masyarakat.
b. School of Modified Capitalism
Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai suatu bentuk kapitalisme,
namun memiliki suatu perangkat peraturan yang menuju pada pengurangan
dampak negatif dari kapitalis.
c. The Socialist School
Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai bagian dari sistem sosialis.
d. Cooperative Sector School
Paham yang menganggap filsafat koperasi sebagai sesuatu yang berbeda dari
kapitalisme maupun sosialisme, dan karenanya berada di antara kapitalis dan
sosialis.

SEJARAH PERKEMBANGAN KOPERASI

1. Sejarah Lahirnya Koperasi
  • 1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini.
  • 1862 dibentuklah pusat koperasi pembelian “The Cooperative Whole Sale(CWS) “
  • 1818 – 1888 Koperasi berkembang di Jerman di pelopori oleh Ferdinand Lasalle, Fredrich W.Raiffesen.
  • 1808 – 1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze
  • 1896 di London Terbentuklah ICA (Internasional Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.
2. Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia

1895 di Leuwiliang didirikan pertamakali koperasi di Indonesia ( Sukoco,” Seratus Tahun Koperasi di Indonesia” 1920 diadakan Cooperative Commissie yang diketahui oleh Dr.JH. Boeke sebagai Adviseur Voor Volks-Credietwezen. 12 Juli 1947, diselenggarakan kongres gerakan koperasi se Jawa yang pertama di Tasikmalaya. 1960 Pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah No.140 tentang penyaluran bahan pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksaannya. 1961 diselenggarakan Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I ) di Surabaya untuk melaksanakan perinsip Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin. 1965 Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No.14 th 1965, dimana perinsip NASAKOM ( Nasionalis, Sosialis, dan Komunis ) diterapkan di koperasi. Tahun ini juga 1967 Pemerintah mengeluarkan UU No.12 tahun1967 tentang pokok-pokok perkoperasian disempurnakan dan diganti dengan UU No.25 tahun 1992 tentang perkoperasian. Peraturan Pemerintah No.9 tahun 1995 tentang kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi.

Pengertian dan Prinsip Koperasi

Pengertian Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Kegiatan usaha koperasi merupakan penjabaran dari UUD 1945 pasal 33 ayat (1). Dengan adanya penjelasan UUD 1945 Pasal 33 ayat (1) koperasi berkedudukan sebagai soko guru perekonomian nasional dan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem perekonomian nasional.
Sebagai salah satu pelaku ekonomi, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi memajukan kesejahteraan anggota. Karena sumber daya ekonomi tersebut terbatas, dan dalam mengembangkan koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota, maka koperasi harus mampu bekerja seefisien mungkin dan mengikuti prinsipprinsip koperasi dan kaidah-kaidah ekonomi.

Prinsip Koperasi
Di dalam Undang-Undang RI No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian disebutkan pada pasal 5 bahwa dalam pelaksanaannya, sebuah koperasi harus melaksanakan prinsip koperasi.
Berikut ini beberapa prinsip koperasi.
1) Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka.
2) Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis.
3) Sisa hasil usaha (SHU) yang merupakan keuntungan dari usaha yang dilakukan oleh koperasi dibagi berdasarkan besarnya jasa masing-masing anggota.
4) Modal diberi balas jasa secara terbatas.
5) Koperasi bersifat
mandiri.

Definisi ILO

Dalam definisi ILO terdapat 6 elemen :
1. Perkumpulan orang-orang (association of persons).
2. Penggabungan berdasarkan kesukarelaan (voluntarily joined together).
3. Pencapaian tujuan ekonomi (to achieve a common economic end).
4. Koperasi adalah organisasi bisni yang dikontrol secara demokratis (formation of a democratically controlled business organization).
5. Kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan (making equitable contribution to the capital required).
6. Menerima resiko dan manfaaat yang seimbang (accepting a fare shale of the risk and benefits of the undertake).
Definisi Chaciago
Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan bekerja secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mencapai kesejahteraan anggotanya.
Definisi Dooren
Dooren menyatakan tidak ada satu pun definisi koperasi yang diterima dan sekaligus menambahkan definisi yaitu koperasi bias juga kumpulan badan-badan hukum.
Definisi Hatta
Moh. Hatta mengatakan “Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong menolong. Semangat tolong-menolong tersebut didorong oleh keinginan member jasa kepada kawan berdasarkan ‘semua buat seorang seorang buat semua’.”
Definisi Munker
Koperasi adalah organisasi yang menjalankan “urusniaga” secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong-menolong.
Definisi UU No. 25/1992
Koperasi adalah badan usaha yang berangotakan orang seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, yang berdasar atas asas kekeluargaan.
Tujuan Koperasi
Dalam UU No.25/1992 tentang Perkoperasian pasal 3 disebutkan bahwa, koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggotanya pada khususnya dan pada masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Fungsi koperasi berdasarkan UU No.25/1992 :
1. Membangun dan mengmbangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggotanya pada khususnya dan pada msyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
2. Berperan aktif dalam upaya mempertinggi kualitas dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya.
4. Bersusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasinaol yang merupakan usaha bersama yang berdasar asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
Prinsip-Prinsip Koperasi
1. Menurut Munker prinsip-prinsip koperasi adalah prinsip-prinsip ilmu pengetahuan sosial yang dirumuskan dari pengalaman dan merupakan petunjuk utama dalam mengerjakan sesuatu.
2. Prinsip Rochdaleantara lain :
a. Pengawasan secara demokratis
b. Keanggotaan yang terbuka
c. Bunga atas modal dibatasi
d. Pembagian SHU kepada anggota sebanding dengan jasa masing-masing anggota.
e. Penjualan sepenuhnya dengan tunai.
f. Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak dipalsukan
g. Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota dengan prinsip-prinsip koperasi
h. Netral dengan politik dan agama.
Prinsip Raiffeisen
Prinsip Raiffeisen sebagai berikut :
1. Swadaya
2. Daerah kerja terbatas
3. SHU untuk cadangan
4. Tanggung jawab anggota tidak terbatas
5. Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
6. Usaha hanya kepada anggota
7. Keanggotanya atas dasar watak, bukan uang.
Prinsip Schuzle
Inti prinsip Schuzle adalah : swadaya, daerah kerja tak terbatas, SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota, tanggung jawab anggota terbatas, pengurus bekerja dengan mendapatkan imbalan, usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota saja.
Prinsip ICA (International Cooperative Alliance)
Sidang ICA di Wina tahun 1996 menghasilkan prinsip-prinsip koperasi :
1. Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan yang dibuat-buat.
2. Kepemimpinan yang demokrasi atas dasar satu orang satu suara.
3. Modal menerima bunga yang terbatas, itupun bila ada.
4. SHU adalah untuk cadangan, masyarakat, dan sebagain dikembalikan kepada anggota sesuai dengan jasa masing-masing.
5. Semua koperasi harus menjalankan pendidikan secara terus-menerus.
6. Gerakan koperasi harus melaksanakan kerja sama yang erat, baik di tingkat regional, nasional, mapun internasional.
Prinsip-prinsip Koperasi Indonesia sesuai UU No.25/1992
Prinsip-prinsip koperasi Indonesia menurut UU No.25 tahun 1992 yang berlaku di Indonesia saat ini adalah sebagai berikut :
1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
3. Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
4. Pemberian batas jasa yang terbatas terhadap modal
5. Kemandirian
6. Pendidikan perkoperasian
7. Kerja sama antar koperasi

Sabtu, 01 Oktober 2011

Titik lemahku

Bahagia..
Setengah hatiku mungkin merasakan perubahan dalam hidupku saat ini, tapi setengah lagi tidak.
Aku masih merasakan sakitnya dikhianati, ditinggalkan, seperti separuh hatiku tak ingin bangkit, seperti tak bisa lagi merasa bahagia. Inilah saat terlemahku, aku merasa sangat payah, ingin menangis sekencang-kencangnya, ingin meneriakan semua sakit dihatiku.
Aku harus bagaimana Tuhan? semua telah ku lakukan, bahkan ku serahkan semua ini kepadamu, tapi mengapa hatiku tak kunjung dapat mengikhlaskan segalanya.
Air mataku telah kering, tak mampu lagi aku menangis, tak mampu lagi aku bertahan karna aku hanya ingin bahagia bersama penggantinya.
Beriku kekuatan untuk bertahan, aku lemah Tuhan. Jangan biarkan aku terus tertatih seperti ini terus. Aku tak mampu. Beriku kekuatan untuk mengikhlaskan segalanya pergi. Dan biarkan aku berbahagia.

Minggu, 24 Juli 2011

move on

Ketika hidup memasuki fase kritis dan ketika dunia terasa kelabu, terlebih disaat diri dahaga akan kisah dan kasih yang indah, kamu datang.
Kau sambung satu persatu hati yang tengah berkeping-keping.
Aku rasakan lagi indahnya cinta.
Dan harus ku akui, kamu memang indah.
Senyum yang kau lambungkan dihadapanku membuat lumpuh seluruh saraf tubuhku, jantungku kembali berdenyut.
Aku bahagia, lebih bahagia dari sebelumnya.

Jumat, 20 Mei 2011

Diets based on blood type

BLOOD GROUP O 
Blood type O is the most ancient blood types in human history. Gene for blood group O evolved at a point when human civilization shifted from hunting and living moving into an agricultural community that settled in one place.Behavior: Energy & not easily discouragedProblems faced: Diabetes, bowel and digestive problems, poor circulation, back pain danbelakang, obesity, high cholesterol, high blood pressure, high uric acid levels, cancer, gout, heart disease, clogged arteries.Diet: Foods high in protein and less carbohydratesVery Helpful (food that acts as a drug)Broccoli, sweet potatoes, pumpkin, lettuce, seaweed, radish china, blueberries, cherries, guava, curry spices, peas, red beans, all kinds of onion, seaweed, ginger, kailan, turmeric, meat (beef, buffalo, deer , sheep, calf)Neutral (food that acts as food)Carp, eels, lobster, tuna, sardines, shrimp, eggs (chicken, duck), butter, beans (black, red, green beans, soybeans), tempeh, tofu, soy milk, oatmeal, rice, rice cakes, bread, rice, wheat flour, eggplant, tomato, pumpkin, meat (chicken, ducks, goats, geese, turkeys, rabbits)Avoid (food that acts as a poison)Pork, squid, cuttlefish, clams, frogs, octopus, eggs (goose, quail), ice cream, cheese, cow milk, yogurt (all kinds), coconut oil, turtle oil, corn, corn, broccoli flowers, nuts land, cashews, pumpkin seeds, laichi, potatoes, cucumbers, cauliflower, mushrooms, cantaloupe, mandarin oranges, bananas, bitter melon, white wine, soy sauce, coffee, liquor

BLOOD GROUP A

 Blood type A is the first man to run the farming activities because the ancestors have been living settled and no longer like to fight.Behavior: Responsible & romanticProblems faced: Lost patience yourself or irritability, excessive sebum seepage, heart disease and blood vessel problems, cancer and ulcer, gastric, kegemukkan.Diet: Food & reduce fat high carbohydrateVery Helpful (food that acts as a drug)Spinach, broccoli, carrots, mushrooms goldfish, peanuts, beans, nuts / soy milk, tofu, tempeh, rice flour, blueberries, olive oil, carp, sardines, (Snails, pineapple juice, mango, banana, orange lime & citron).Neutral (food that acts as food)Tuna, chicken and duck eggs, quail eggs, sesame seeds, sunflower seeds, peas / peas, corn, tapioca, wheat bread, pumpkin, onion, cucumber, taro, grape (all kinds), melon, cantaloupe, pears , pomegranate, kiwi, dates, strowberi, persimmon, guava, Meat (chicken, ostrich, turkey, grouse, pigeon)Avoid (food that acts as a poison)Meat (beef, buffalo, sheep, ducks, geese, rabbits, partridge), lobster, octopus, crabs, eels, frogs, shrimp, squid, butter, cow's milk, cheese, ice cream, milk, pure, pickles, eggplant, tomatoes, yams, potatoes, oranges, coconut / coconut milk, honey melon, banana (king), papaya, pare, soda water.

BLOOD GROUP B

 Blood group B key is balance. Man blood group B to grow and develop both through what has been provided by the world of animals and plants. This means that blood group B showed a sophisticated ability in the course of evolution.Behavior: Adaptation & analyticsProblems faced: Damage to the nervous system, trouble-quality sleep, headaches and migraines, liver and biliary tract diseases, menstrual problems, spinal pain, kegemukkan, heart disease.Diet: Milk & dairy productsVery Helpful (food that acts as a drug)Marine fish, cow's milk, cheese, buburgandum, Essene bread, rice cakes, broccoli, sweet potatoes, carrots, cauliflower, eggplant, green tea, meat (goat, sheep, rabbits, deer)Neutral (food that acts as food)The squid, carp, tuna, butter, cheese, eggs, chicken, red beans, chickpeas, rice flour, bread, rice, spinach, broccoli, lettuce, cucumber, pumpkin, potatoes, cabbage, mangoes, melons, oranges, pears , dates, guava, Meat (beef, buffalo, turkey, calf liver)Avoid (food that acts as a poison)Meat (duck, chicken, geese, grouse, pigs, horses, snails, crabs, snails, eels, frogs, octopus, lobster, ice cream, eggs (duck, goose, quail), peanuts, wheat bread, tomato, pumpkin, corn, avocado, pare, pomegranate, coconut / coconut, persimmon, starfruit, pears, water, soda, alcoholic beverages.

BLOOD GROUP AB


Blood type AB is the blood group of the most modern and less than 1,000 years old, rarely (5% of the total population), and are biologically complex. Since you bring anti-gene A and B.Behaviour: Smart & patientProblems faced: Flatulence heart disease and blood vessel problems, cancer, kegemukkan, quality sleep difficulties, sore joints and bones.Diet: Can adjust to various types of foodVery Helpful (food that acts as a drug)Sardines, tuna, goat's milk, egg white (chicken), ricotta cheese, sour cream (low calorie), green tea, red wine, meat (lamb, rabbit, turkey),Neutral (food that acts as food)The squid, carp, tuna, butter, cheese, eggs, chicken, red beans, chickpeas, rice flour, bread, rice, spinach, broccoli, lettuce, cucumber, pumpkin, potatoes, cabbage, mangoes, melons, oranges, pears , dates, guava, ostrich meat,Avoid (food that acts as a poison)Meat (beef, buffalo, chickens, ducks, geese, pigs, deer and horses), lobsters, crabs, frogs, butter, ice cream, duck egg, black beans, pickles, corn, star fruit, pomegranate, bitter melon, banana, coconut, persimmon , guava, mango, tomato sauce, coffee, soda, alcoholic beverages.


source : http://google.com

Ice cream sundae deluxe

Ice cream sundae deluxe
materials:
- Ice cream chocolate
- Ice cream vanilla
- Chocolate Sauce
- Chochochips
- whiped cream
- Chery

how to make:
- pour chocolate sauce over ice cream dish
- put the chocolate and vanilla ice cream
- sprinkle ice cream with chochochip
- give whiped cream on top
- the last place the fruit on top Chery
ice cream sundae deluxe ready to be served.



Kamis, 19 Mei 2011

Sepenggal puisi untukmu yang tak pernah bsa ku lihat lagi..

Getar krnduan yg m'manggil
getar krnduan yg m'gigil
m'bwa ku kduniamu
lewati sungai yg air'a dangkal
lewati malam dgn tbuh m'gigil

aku cuma ingin brtemu kau, ka
sperti wjudmu dlm mimpi
dlam stiap jejak langkahku
aku slalu m'ingat kau


cinta yg ku tanam, tlh b'urat akar
dlm krnduan aku butuh prtmuan
mrenungi arti p'pisahan
mrenungi tanah-tanah merah yg gersang, tak t'siram hujan

tahun-tahun yg lewat
stlah p'pisahan dgn atau tnpa lambaian tangan
aku sllu khausan
haus akan ksh syg yg prnh kta sling tumpahkan
haus akan belaian yg prnh kta sling brikan

kni cuma ada satu hal yg sangat aku inginkn. Krinduan. Pertemuan.
Aku prnh tlusuri lngit yg sring brubah warna
Sperti juga pndrian mu yg tak prnh tetap
Aku kdang terombang ambing oleh sjuta k'inginan,
sjuta hasrat,
sjuta krnduan.

krinduan ini m'bwaku kduniamu
Tnpa salam aku dtg
Dan tnpa prmisi, aku kn kmbli pulang
Aku cuma ingin skdar mlhatmu
Dgn sdikit basa-basi aku kan mnyapamu:
"hai..! Apa kabar?"

aku tahu, saat ini kau telah mnjadi milik Tuhan.
Yg kumau, aku cuma ingin brtemu kau.
Jgn ktakan pda sypapun, bhwa aku rindu kau.
Biarkan aku menatapmu spuas'a,
sampai aku bosan...
Aku rindu kamu, sngat mrindukan kamu..


u/ kamu yg tlah b'sinar bsama para bintang.
I still miss u..

my poetry

How can i not love u...

Cannot touch, cannot hold, cannot be together.
Cannot love, cannot kiss, cannot love each other.
Must be strong, and we must let go, cannot say what our heart must know...

How can i not love u, what do i tell my heart, when do i not want u, here in my arms.
How does one walks away, from all of the memmories. HOW DO I NOT MISS U WHEN U WERE GONE...

Cannot feel, how we feel? Must pretend its over.
Must be brave and we must go on, cannot say WHY WE NO LONGER LONG...??
 
 
For heart as beautiful as a rainbow

Apparently I still need a light in the room no distance.
I can not survive in the stuffy room which became dark.
I must apologize,
sorry for hurting heart,
wasted heart,  
heart which is poignant suppress a smarting from small cuts feelings of love
I'm sorry for everything.
 

Jatropha

When it occupied the first day I was in college. absent the presence of runs, one by one student was absent the paper signed. and then a lecturer called one by one name listed there. when absent the stop disebuah name I was shocked, why there is a name the same there will be the name of someone that I care about. physically did not like, I just remembered the name, I feel sore immediately, and then I was silent, almost crying. because at that moment, we're not fine. practically separated. split with the condition still love each other.
secretly I continued to watch, over time I like him, I enjoy his smile, I fell in love with him.
he was now a spirit to go to college. if not him, it is definitely my face glum.
I was with my two friends often talk about him under the tree-distance near campus, so I memangg
over time, we were close. he could give a glimmer of hope, but it did not last long. we were away.
I was not really away, but he. liking him away from me when I'm too deep.
I was crying when he was trying to consciously stay away, I'm a little down. but that did not last long, because I realize that feelings can not be enforced and everyone is entitled to determine his happiness, as did he.
now we keep the distance, again as friends.
and I buried a deep sense

My mother, My Kartini, My inspiration

Mother, a figure that will never be replaced. My mother was able to withstand the burden of many years. Able to withstand all the pain, sometimes I think my mother made ​​from steel, that can hold all the feelings that torment. But my mother was human, same as me, his heart was the same. Soft and fragile.
My mother is the mother of the fittest, I'm calm if already kissed her cheek.
I promise, never let it go outlets alone if he was old then, I'll never let him sleep alone when dad was not there, I would not let him walk let alone ride public transportation alone.
I love my mother, just as I loved my father. From my mother I learned toughness, learn to be a strong woman, diligent and dutiful.
For me, my mother is my kartini, my heart, my tears and my happiness.
Forever I will stay beside my mother.